Posts Tagged ‘OSX’
Crash dan reinstall
Untuk pertama kali leopard saya crash. Hang without end haha..
Gak jelas sebabnya, hanya sedang install openESB sambil buka banyak windows, dari firefox, idea dua windows, journler, netnewswire dan beberapa windows lagi. Tiba system freeze, saya kira karena ada aktifitas berat instalasi tersebut, sehingga responsenya jadi lambat, tapi setelah ditunggu hingga 15 menit lebih tidak ada respons juga, saya restart macbook.
Dan… yah tidak bisa restart. Selalu sampai ketika mau menampilkan login, system freeze. Hanya ada layar biru saja, tidak ada windows buat login. Sudah dicoba restart berkali-kali, saya coba repair disk dan disk permission, tapi tidak berhasil juga. Akhirnya terpaksa reinstall deh.
Dan karena tidak mau instalasi ulang semua aplikasi lagi, saya coba backup system saya kemudian baru install ulang. Cukup lama juga copy 75 Gb ke hard disk portable. Tapi perintah cp dari terminal rasanya lebih cepat dari copy dari windows. Well, setelah selesai copy semua file ( maunya sih dd, tapi gak tau argumennya hehe ), saya mulai install leopard, and voila, ada option untuk install sambil tetap menyimpan data-data dari user. Sial!!! Buang-buang waktu copy data saja.
Untungnya pada saat selesai instalasi, ada opsi untuk import data dari hard disk portable, yang walaupaun kemudian masih harus memperbaiki owner karena setelah selesai owner dari folder user kita adalah root, bukan user kita, tapi masih sangat-sangat membantu. Sekarang ini tinggal install parallels saja yang harus dilakukan. Entah kenapa kext-nya salah, jadi harus diinstal ulang.
Tags: OSX
Change user location on mac
If you have familiarize yourself with linux or unix, this is pretty simple. But when you come from windows or earlier mac operating system, this thing just give you headache. And sometimes just make you a laughing stock, i know several people did.
Separating system files and your personal data is always a good practice regardless your operating system. I know it makes re-setting my tiger and leopard a lot easier and faster. As so in linux.
If you don’t have other partition already, first thing is obvious, create one. For ease and reassurance sake, i will recommend using your bootcamp utility or if using diskutility for advance usage. Let’s just try..
Create Partition
You can do this by several ways. First, you can use bootcamp util for partitioning and use disk utility ( Application->Utilities->Disk Utility) to erase the partition and reformat it to HFS+.
Second, you can use diskutility program from terminal. The command is simple, just go to terminal and type
$diskutil resizeVolume disk0s2 <newsize> JHFS+ <newpartitionname> <size>
it is that simple. A word of advice though, before do that, it’s better to know exactly the size of the partition. You can do that with command
$diskutil resizeVolume limits
This command will show you min and max value for you partition.
Third, you can use fdisk or gpt, but hey.. i think bootcamp or diskutil will do just fine.
Copy your user’s folder
Before you do this, make sure you have close all the application. This is just a precaution, since you will copy all your files to new partition, that there’s no changes occurs during the process. I know you can use a safer command, but i don’t think there’s a point of working will copying when your mac will slow down due to disk activities, so copy command will do.
I think you already knew we will use copy command, so here it goes :
$cp -RfL /Users/* <yourpartition>/
this will copy all folder on Users to you newly created partition. The L parameter used so all link will be preserved.
Delete Users folder
Yes, you read this right. Delete folder Users. But, if you want to be sure you get it right, you can just rename it first. So you can do
$rm -Rf /Users
or
$ mv /Users /Users_backup
either way, you actually have a backup on the other partition.
Create link to Users
Since Mac OSX assumed user’s folder is Users, and because OSX is now a *nix, we can fool OSX to think that /Users exists with a symbolic link. You can do this by :
$ln -s <yourpartition> /Users
That’s it. You can logout and logon to see the changes.
<yourpartition> is usually /Volumes/<partitionname>
Parallels + Fedora 7 + Oracle = Oracle on Mac
Setelah capek cari-cari dan coba-coba dan harap-harap jengkel, akhirnya saya bisa juga akses oracle ke lokal database di macbook. Thanks to Parallels Desktop, dan sedikit kesabaran ![]()
Yang saya lakukan tidak banyak sih, hanya install Fedora 7 tanpa x system dan install oracle 10g diatasnya. Sedikit agak repot ketika instalasi oracle, karena harus bolak balik ganti user antara root dan oracle, sampai akhirnya sadar kalau saya bisa ssh dari osx ke linux-nya :lol: dasar lagi oon..
Performansinya menurut saya tergolong bagus sih.. terakhir saya mindahin semua table ke lain tablespace kemudian rebuild index-nya, hanya butuh waktu beberapa menit. Padahal salah satu tablenya terisi lebih dari 8 juta row. Not bad euy..
Hanya saja sampai sekarang ini saya masih belum bisa set memori untuk linux-nya melebihi 512 Mb. Kalau lebih selalu kernel panic ketika boot. Sayang banget karena saya punya 3Gb memori terpasang, dan sangat ideal kalau linux-nya memakai 1 Gb.
Anyway, karena kenceng aksesnya, gpp deh ![]()
Wow.. OSX di EEE PC
Woow…. OSX jalan di laptop seharga $399. eh, di Eee PC-nya asus. Mantap juga tuh hehe..
linknya disini.
Tapi rasanya apple tidak akan pernah mengeluarkan laptop murah. Let’s face it, baca beberapa comment yang menurut saya tepat, apple mendapatkan margin dari penjualan hardware mereka. Bukan dari OS.
Shame though.. kalau saja apple mau membuat OS mereka menjadi terbuka, bisa diinstall dimana saja, market share mereka pasti akan melesat dengan sangat tajam.
Nope.. No Oracle Client on Crossover (yet)
Well setelah punya pikiran yang (tidak) canggih itu saya sempat ngotak-atik laptop selama dua hari saya mengambil kesimpulan bahwa untuk sementara ini belum memungkinkan untuk menginstall oracle client di virtual machine crossover.
Pada instalasi, ada ketidak cocokan library dyld yang dipake, dan saya sempet mencoba untuk mengcopy hasil instalasi oracle client pada windows saya dan sempat juga otak-atik di mac tetapi sqlplus maupun plsql developer tidak bisa menemukan oracle home-nya.
So.. terpaksa menunggu oracle release oracle 11g for mac. Yang sampai sekarang belum ada kejelasan juga.
Back to parallel… yang sekarang ini, parallel 3, bisa memakai bootcamp partition dengan lebih baik, tanpa ada BSOD ketika boot ke windows.
Oracle client on Crossover ?
Saya tiba-tiba punya ide cemerlang (server.watt.narsis.mode = true, hehe). Karena ingin punya cara untuk koneksi dari mac ke oracle, walaupun SQL Developer sampai sekarang masih memuaskan, dan jika mungkin menggunakan toad atau plsql developer di mac, tiba-tiba saja kepikiran bagaimana jika install oracle client di crossover ?
Tapi setelah mencari-cari jika saja didunia luar sana sudah ada yang mencoba, dan ternyata hanya ada beberapa informasi yang tidak jelas, saya jadi ragu juga bisa atau tidak. tapi what the hell ya hehehe…
Nanti malam dicoba deh ![]()
Akhirnya.. Triple Boot : OSX, Fedora 7 dan Windows XP
Tiga hari ini, mumpung libur, walau agak meriang, saya sempatin ngotak atik macbook, penasaran karena belum bisa juga punya tidak boot hehe..
Konfigurasi yang saya coba pada hari jumat adalah full blown partisi, dengan 6, ya, enam partisi yang masing-masing adalah partisi system OSX, windows, system Fedora, partisi Users untuk OSX, dan swap dan Home untuk fedora. That’s why called full blown hehe..
Secara teori seharusnya bisa, karena yang membatasi hanya windows xp cuma bisa mengenali empat partisi primer, sedangkan OSX dan Fedora sudah support EFI, yang artinya partisi berapapun tidak jadi masalah. Jadi secara teori kalau partisi untuk windows ada diantara tiga partisi pertama ( tiga karena partisi pertama adalah untuk EFI ), maka seharusnya tidak jadi masalah.
Dan untuk sementara memang tidak jadi masalah, karena setelah partisi dan instalasi OSX, saya langsung install Fedora di partisi ke empat, karena nunggu installer windows xp minjem hehe.. Dan dual bootingnya sangat lancar, karena itu ketia installer windows datang, sudah yakin saja kalo sukses besar.. Ternyata harus reality check hehe..
Ketika instalasi windows berhasil, windows ternyata tidak mau boot up, dengan error hal.dll tidak ketemu. Setelah coba-coba, ternyata partisi windows bukan lagi menjadi partisi pertama dari MBR, tadi partisi ketiga, padahal ketika instalasi partisi tersebut adalah partisi pertama.
Okelah, jadi terpaksa cari-cari sebabnya dan dari beberapa situs kemungkinan memang saat ini update firmware dari apple lewat bootcamp masih membatasi bagaimana windows bisa diinstall, dan karena windowsnya juga sih yang belum support EFI, dan karena OSX juga tidak support MBR sih hehe.. Well kalau make MBR tidak bisa masang DRM sih, jadi pantes saja apple milih EFI ![]()
Anyway, kemudian terpaksa coba dengan empat partisi saja deh, yaitu untuk OSX, Fedora dan Windows. So instalasinya seperti ini :
- Install OSX dalam satu partisi penuh
- Install bootcamp ( punya saya bootcamp 1.3 )
- Bikin partisi untuk windows dari bootcamp assistant ( saya pasang 40 Gb fat32 hehe )
- Install windows, rubah partisi menjadi NTFS
- Buat partisi baru dari partisi OSX dengan DiskUtil : diskutil resizeVolume disk0s2 70G Linux Linux 30G
- Biar mudah install rEFIt, untuk GUI pada saat booting
- Setelah itu tinggal install Fedora dengan set swap nya menggunakan file.
There you go, sekarang bisa pakai OSX, Linux atau Windows sesuai kebutuhan atau mood
. Saya memang dari dulu kesengsem dengan linux sih, jadi walau sudah punya Unix with fancy UI alias OSX, masih saja demen dan pengen make linux :lol:
Sekarang ini masih nunggu agar bisa buat enam partisi seperti jumat kemarin, karena tidak begitu suka home user ada pada satu partisi, tidak bisa sewaktu-waktu di re-install atau diformat ulang. Beginilah kalau pas usil haha..
Tags: Fedora, Linux, MacBook, OSX
Triple boot.. gagal
Sebenarnya sih OSX kan nix family juga tuh, tapi entah kenapa kok masih saja pengen install linux hehe… Mau ubuntu atau fedora atau yang lain sama saja deh, yang penting install linux.
Jadi rencananya adalah membuat boot dengan tiga pilihan, yaitu OSX, Windows dan Linux. Tapi karena batasan partisinya hanya empat, sementara semua sudah terpakai jadinya saya coba untuk install linux di portable hard disk yang dihubungkan dengan kabel firewire, karena menurut dokumen mesin mac bisa melakukan boot lewat firewire.
Setelah bersusah payah, dan nemu tools boot bagus bernama rEFIt, yang akan menampilkan daftar OS dengan GUI dan ternyata handy karena bisa juga menampilkan menu boot pada cd atau kalau dvd instalasi OSX ada dua tambahan menu, akhirnya os yang ada di hard disk portable bisa juga diakses. Hanya saja ada error : not found from LocateDevicePath, dan setelah mencari-cari, ternyata firmware EFI pada macbook saya belum support boot lewat firewire untuk os lain selain OSX.
Paling tidak itu kesimpulan setelah baca-baca sih, bukan pengumuman dari apple. Tapi karena banyak juga yang mengalami hal ini, kayaknya sih kesimpulannya valid tuh.
Nah sekarang ini ada informasi baru kalau kemungkinan batasan empat partisi itu hanya untuk bootup, bukan yang bisa disupport, apalagi pada disk utility bisa sampe 16 partisi kok
. Jadi rencana selanjutnya adalah membuat tiga os bisa diboot dari hard disk internal hehe..
Catatan pengalaman ini adalah bahwa kalau kita menginstall linux, maka partisi windows kita akan dirubah typenya menjadi linux. Jadi setelah install linux, partisi windows harus dirubah lagi menjadi ntfs (07) atau tidak bisa boot.
Tags: OSX, Tripleboot
Bootcamp… part deux
Huah… akhirnya beres juga ngurusin partisi, instalasi dan pernak-perniknya..
Kata experience is the best teacher.. well best teacher sucks!! kalau pengalamanannya nyebelin, walaupun ada ilmu yang didapat, tetep aja nyebelin :lol:.
Ada dua hal yang saya dapat selama setting minggu ini, bahwa dengan partisi mereka sendiri, GUID, ternyata batasan jumlah partisi yang dikenal oleh OSX masih tetap empat, dan partisi untuk EFI ternyata dihitung. Jadi total partisi yang bisa digunakan untuk user hanya tiga.. That is sucks..
Karena berpikir bahwa yang dihitung oleh OS hanya partisi system, user dan windows, maka kemarin ketika install ulang dan setting bootcamp, saya setting lagi untuk membuat dua pertisi baru, untuk user dan linux ( hehehe ), niatnya sih untuk trple boot
.
Nah ketika booting ulang, bootcamp tidak lagi mengenal partisi untuk windowsnya.. dan ketika mau install ulang windowsnya, windows tidak bisa membuat partisi baru dan seperti kejadian kemarin, menggunakan ubuntu untuk melihat partisinya. Ternyata sudah ada lima partisi, dengan partisi EFI sebagai partisi pertama.
Oke lah, patisi untuk linux saya buang.. daaaan….. ketika mau install ulang windows, hanya ada satu partisi pada hard disk.. Oops…. terpaksa install ulang semuanya deh
![]()
Kapan belajar setting webMethods kalo gini caranya…
Tags: Bootcamp, Install, OSX, Setting
Bootcamp…
Well sebenarnya seminggu ini sudah bisa dual boot dengan windows xp sp2, sp1 tidak bisa jalan katanya. Tapi entah kenapa tadi sore ini setiap kali booting ke windows cpu usage pasti 100%, dan ketika dicek pakai task manager, keliatannya ada sirkus di mac saya, semua proses menggunakan cpu dari 1% sampe 20 %. Aneh banget, padahal biasanya banyak proses yang tidak aktif.
Karena tidak sabar, maka install ulang windows yang paling simple. Mungkin ada sesuatu yang membuat system selalu diatas 20% dan explorer, explorer.. unbelievable, selalu diatas 10%.
So setelah set startup disk ke dvd, install ulang dimulai… sampai ketika memilih partisi untuk windows, saya delete partisinya, dan ternyata setelah itu windows setup tidak bisa membuat partisi baru, katanya maksimal partisi, padahal setau saya maksimal partisi pada hard disk itu 4, sedang partisi pada hard disk saya masih 3 nih.
Okelah.. terpaksa menggunakan ubuntu untuk membuat partisinya, yang ternyata memang masih ada 4, mungkin fdisk dari windows tidak bisa menulis di table partisinya. biar cepat maka saya format partisinya menggunakan ntfs. Setelah itu boot ulang menggunakan dvd windows xp, dan…. ketika mau memilih partisinya, partisi tinggal 1.. damn.. halah..
