Posts Tagged ‘Indonesia’
Indovision, worth it kah ?
Tadi dapat telpon dari HSBC tentang pake menarik langganan indovision.. pake sangat menarik actually, karena saya ini penggemar kartun dan anime ( Cartoon Network dan Animax hehehe.. ), dengan biaya pendaftaran 100k dan jaminan alat 200k, tiap bulan iurannya, dengan 3 paket mini ( kids : cartoon network, Disney dan Nickolodeon, Sport : ESPN dan Star Sport, dan Entertainment : AXN, StarWorld dan Animax ) plus All movies ( HBO, Cinemax, Star Movies ), adalah 250k.
Masih harus mikir panjang nih untuk menerima, karena saya tiap hari pulang malam, jadi waktu untuk nonton tv sebenarnya malah sedikit. Paling 3 - 4 jam seharinya. Itu juga masih suka dikalahkan oleh semangat belajar *ehmm* atau mencari bahan di internet. So…
Bisa nonton samurai jack nih :lol:
Sepertinya jadi masang deh hehehehe
JI lagi? Baasyir lagi?
Dari CNN.com,
Maj. Gen. Ansyaad Mbai, a top Indonesian anti-terror official, said Sunday the attacks apparently were planned by Southeast Asia’s two most-wanted men, Malaysians Azahari bin Husin and Noordin Mohamed Top, who are believed to be connected to Jemaah Islamiya, the regional arm of Osama bin Laden’s al Qaeda terrorist network.
Sebelum penyelidikan dimulai, sebelum ada konfirmasi data dan bukti, sudah mulai ditunjuk siapa yang bertanggung jawab atas bom bali. Jamaah Islamiyah.
Dan seperti peristiwa bom bali dan hotel JW Marriot yang akhirnya menunjuk ke seseorang, maka bom bali sekarang ini juga kemungkinan besar akan menunjuk orang yang sama, yaitu Abu Bakar Baasyir. Bahwa beliau ini didakwa dengan bukti2 dan kesaksian yang meragukan ( perkataan Amrozi dari orang lain, tapi amrozinya sendiri tidak dipanggil sebagai saksi ) , tidak masalah, yang penting ada orang yang menjadi terdakwa pada setiap kasus pemboman. End of case.
Sang ustadz sendiri mengecam keras pemboman dibali tapi kemudian mengatakan kalo hal itu adalah peringatan Tuhan bagi pemerintah Indonesia. Langsung disambar oleh Johh howard yang mengatakan
“It’s a reminder … of what these people really believe,” he said.
“The reality is the core approach of terrorism, Islamist terrorists, is a blind hatred of the west.”
Mungkin pak ustadz perlu sedikit santai dalam mengomentari, karena apapun komentarnya, bisa saja dibalikkan seperti itu.
Bom Lagi
Bali di bom lagi. Tiga bom meledak di kuta dan jimbaran, sampai saat ini lebih dari 25 tewas dan puluhan luka2. Beberapa media menyebutnya Bom Bali II. well, mungkin nanti ada ke III dan selanjutnya.. semoga tidak.
Indikasi pertama dari kasus ini adalah bom bunuh diri, karena menurut berita di detik.com, Kapolda Bali menjelaskan bukti2 kalau pembawa bom ‘hancur’ berkeping2 di lingkungan ledakan, tapi berita di timesoline mengindikasikan kemungkinan lain, yaitu ledakan dipicu oleh jaringan telekomunikasi mobil, atau kemungkinan dipicu oleh hp, karena ditemukan tiga buah bom yang gagal meledak setelah jaringan telekomuniasi dimatikan.
Indikasi pertama memang bisa berarti dua hal, bunuh diri, atau sengaja dikorbankan, karena yang pasti dari indikasi pertama adalah ada pembawa bom ke dalam restauran, tapi belum bisa menentukan apakah dia sendiri atau orang lain yang memicu ledakan karena belum ditemukan detonatornya.
Belum ada petunjuk yang mengarah ke identitas pelaku, afiliasinya dan motif dari pemboman. Hei, selalu ada motif untuk perbuatan seperti ini, tidak mungkin hanya sekedar iseng. itu yang penting untuk diungkap.
Bela sungkawa untuk para korban, dan hukuman setimpal untuk para teroris yang terlibat.
Negara Paradox
Indonesia adalah
negara bahari, tapi nelayan adalah salah satu kaum termiskin
negara agraris, tapi petani adalah salah satu kaum termiskin
negara agamis, tapi salah satu instansi terkorup adalah instansi yang mengurusi masalah agama
negara hukum, tapi hukum rimba lebih dijunjung tinggi
negara berdaulat, tapi gampang didikte
negara dengan kekayaan alam yang berlimpah, tapi sebagian besar rakyatnya miskin
negara miskin, tapi mobil mewah laris bak kacang goreng
negara miskin, tapi sering menjadi ajang pameran barang mewah
negara bermoral, tapi moral adalah kata yang sering disandingkan dengan kata munafik
negara demokratis, tapi wakil rakyatnya tidak pernah memikirkan rakyat
negara republik, tapi para pejabatnya berperilaku layaknya raja
:razz:
