Posts Tagged ‘Buku’

Mengapa buku fiqih wanita kebanyakan ditulis pria ?

Ketika di bis tadi saya melihat cewek yang sedang membaca sebuah buku yang judulnya kira-kira adalah Tips untuk menjadi wanita paling bahagia didunia. Dari judulnya saya berasumsi bahwa pengarangnya adalah wanita. Siapa lagi yang paling tau bagaimana seorang wanita bisa berbahagia kecuali seorang wanita juga ?

Tapi ketika sempet melihat pengarangnya, ternyata seorang pria.

Amazing isn’t it ? Kalau sampeyan sempat jalan-jalan ke gramedia dan memperhatikan buku-buku yang berkaitan dengan masalah Fiqih wanita, pasti anda juga akan melihat bahwa sebagian besar pengarangnya adalah pria.

Kalau saya disuruh menjawab, jawaban pertama yang muncul adalah karena wanita yang sempurna itu hanya ada di benak kaum pria :D. Oleh karena itu buku-buku tentang wanita yang isinya mengenai bagaimana wanita seharusnya pengarangnya adalah seorang pria.

Atau mungkin juga karena pendidikan agama yang menjurus ke masalah-masalah fiqih masih didominasi oleh kaum pria. Atau mungkin ada sebab lain yang saya tidak tau.. That’s why i have this question..

Tags: , ,

Buku Nikah

Beberapa hari yang lalu saya dan calon istri diundang oleh KUA di daerah calon istri saya, di tempat nanti acaranya berlangsung tentunya, untuk mengikuti kursus (sebelum) pernikahan.

Pada undangan sih tertera acara dimulai pada pukul 8:30 pagi, jadi dengan berat mata dan hati ( bangun pagi2 memang berat ) saya berangkat dari kos sekitar jam 6 pagi. Karena ternyata masih terlalu pagi, saya mampir dulu ke rumah, sekalian sarapan karena memang belum sarapan dan kata orang sarapan pagi adalah makan yang paling penting :D.

So, kami berangkat jam 8 lebih, karena kantor KUAnya ternyata dekat, dan sesampainya disana baru ada satu pasang calon penganten yang sudah datang. Pendek kata, acara dimulai pukul 9 lebih, dan ternyata acaranya sendiri adalah semacam penataran yang berisi penjelasan tentang pernikahan dan apa saja yang akan dan mungkin terjadi pada dan selama proses pernikahan. Dan sesudahnya.

Salah satu pembicara mengetengahkan pentingnya perlengkapan administrasi pernikahan, yang akhirnya menjadi buku nikah. Karena pengalaman selama ini, ternyata banyak sekali pihak-pihak yang dirugikan dikarenakan tidak ada bukti pernikahan. Baik itu masalah status kedua pihak maupun pada saat pengurusan hal-hal yang menyangkut masalah kekeluargaan hingga sampai ke masalah waris.

Agak mengagetkan karena mengingat bahwa sebenarnya pernikahan yang sah adalah pernikahan yang dilaksanakan oleh ayah dari mempelai wanita kepada mempelai lelaki yang disaksikan oleh beberapa saksi. Atau ijab kabul, dan kalau ijab kabul tanpa administrasi dari pemerintahan (KUA) maka disebut pernikahan siri atau nikah dibawah tangan.

Pernikahan dalam Islam ya ijab kabul itu.. 14 abad yang lalu toh tidak ada institusi semacam KUA yang akan menerbitkan buku nikah, tapi pernikahan jaman itu (dan sampai sekarang atau sampai kiamat) sah dan mengikat. Entah bagaimana pada jaman sekarang ini, pernikahan yang hanya dengan ijab kabul tanpa administrasi sangat-sangat negatif.

Mengingat bahwa memang banyak orang yang kemudian memanfaatkan hukum negara ini, yang mengatakan kalau belum bawa buku nikah berarti bisa saja belum nikah, atau karena banyak yang tidak setia pada pernikahannya sehingga diterbitkan buku nikah, maka memang buku nikah itu diperlukan. Terutama bagi para wanita yang akan dirugikan terlebih besar daripada para laki-laki.

Anyway.. dari apa yang terjadi sih, yang paling keliatan jelas adalah bahwa hukum Islam sendiri, yang seharusnya menjadi hukum tertinggi bagi umat Islam, mulai tersisih oleh hukum-hukum yang dibuat oleh institusi negara. Salah siapa ?

Tags: , , ,

Harry potter finale, love it or hate it

Ketika bukunya dijual tanggal 21 juli kemarin, saya langsung baca, cepat-cepat biar selesai duluan hehe.. Beli bukunya jam 9 pagi, baca sampai jam 9 malam. Baru beberapa hari kemudian baca-baca di internet tentang review dari penggemar, dan ternyata sebagian suka dan sebagian gak suka..

Understandable kan, tidak mungkin JKR bisa memuaskan semua orang, apapun yang dia tulis pasti bakalan ada yang suka dan ada yang gak suka. Tapi ada yang bisa dilihat sih, bahwa kebanyakan yang tidak menyukai buku terakhir harry potter ini kebanyakan karena tidak sesuai dengan harapan mereka. Dan sebagian juga beranggapan bahwa kisah pada pertengahan buku terlalu lambat dan menjadi membosankan.

Saya pikir kalau sesuatu tidak sesuai harapan kita, pasti ada saja yang akan kita gunakan sebagai justifikasi ketidaksukaan kita pada sesuatu itu. Tapi saya juga pas baca pertama kali juga merasakan itu sih, walaupun saya tidak punya banyangan akan seperti apa buku ketujuh ini. Toh ini imajinasi JKR, jadi beliau-nya punya hak prerogatif terhadap akhir kisah harry potter.

Tapi setelah baca lagi, dengan intensitas lebih rendah, lebih santai, ceritanya jadi berbeda sekali loh.. Pertengahan buku, yang mengisahkan tiga lakon mengembara kemana tanpa banyak aksi, sangat realistis. Tidak masuk akal malahan kalau mereka kemana-mana mencari gara-gara ke death eater. Trio ini harus bersembunyi dari tempat ke tempat karena mereka buronan, seperti pada dunia nyata, kalau anda buronan, yang dicari-cari oleh semua orang, anda akan sembunyi, tidak pamer badan :D

Albus dumbledore adalah tokoh yang paling saya kagumi sepanjang cerita harry potter, dan setelah baca buku ketujuh ini saya makin kagum dengan dumbledore. Dengan segala kepandaian dan kecemerlangannya, akhirnya seorang dumbledore memilih untuk menjadi seorang kepala sekolah, karena dia sadar bahwa kekuasaan baginya sangat menggoda. Dumbledore ternyata adalah seorang manusia biasa yang sempat tergoda dengan kekuasaan dan dominasi sebelum kenyataan membuat dia berpikir lain. Dia adalah seorang jenius dengan perasaan. Dan pada akhirnya pikiran sadarnya memilih untuk berpihak pada perasaannya.

Snape… wow.. sangat tidak disangka.. that was love :). I know the feeling ketika snape berkata “Always”..

Voldemort sendiri sebenarnya mirip dengan dumbledore, seorang wizard jenius. Hanya saja tidak seperti dumbledore, tom riddle tidak pernah mengenal kasih sayang. Dibesarkan dipanti asuhan, menjadi bully disana karena merasa istimewa, kemudian masuk hogwart dan mengetahui bahwa dia adalah keturunan orang istimewa, menjadikan tom arogant dan sangat self centered. Dan seperti cerita-cerita dibalik para diktator, yang pada awalnya adalah orang-orang brilian, kemudian menjadi arogan dan reckless, maka tom riddle pun berubah seperti itu, brilian pada awalnya, kemudian merasa menjadi orang yang paling berkuasa karena telah menaklukkan kematian, berubah menjadi voldemort, dark wizard yang terobsesi dengan keturunan murni, sementara dia sendiri sebenarnya keturunan tidak murni. Dan seperti juga kisah-kisah para tiran, voldemort juga jatuh karena kearoganannya.

Banyak tokoh-tokoh yang mati pada buku ketiga ini, dan yang paling menyedihkan adalah kematian dobby :(. Tapi dobby mati dengan bahagia, karena menyelamatkan harry, itu yang penting kan.. Dan juga fred, lupin, tonks, creevy, sama sekali tidak menyangka mereka juga bakalan gugur dalam peperangan melawan death eater. Dan banyak juga yang gak suka di buku ini begitu banyak kematian. But hey, this is war.. dalam peperangan ketika ratusan melawan ratusan ( death eater + raksasa + laba-laba raksasa ) tentu akan banyak makan korban. Itu sih wajar saja..

Overall, memang buku yang luar biasa… bagi sebagian orang, termasuk saya hehe

Tags: ,

Akhirnya kisah harry potter berakhir

Setelah lama menunggu, hari ini dapat bukunya dan selama seharian baca sampe lupa makan dan nonton tivi :lol:

Well, seperti buku-buku kebaikan melawan kejahatan, maka kebaikan yang menang. Toh kisah harry potter diperuntukkan untuk anak-anak dan remaja, walaupun yang bukan keduanya, seperti saya ini juga sangat menyukai kisahnya, oleh karena itu sudah selayaknya kebaikan yang menang.

Dan yang menarik dari buku ini adalah sekilas masa lalu dumbledore. diantara kejayaan dan kehebatannya, seorang albus dumbledore ternyata adalah juga manusia biasa yang karena kenaifan ketika masa mudanya, pernah melakukan kesalahan yang tidak disadari dan mengakibatkan penyesalan :D

He was mere human, but a genius one…

Tags: ,