Nonton Film Monster : The Mist
Saya bukan penggemar stephen king, dan film adaptasi yang paling saya suka sebelum ini adalah secret window, karena cerita dari secret window lebih manusiawi dan nyata daripada film lainnya. Dan sebelum saya beli film ini saya sempat ragu juga antara beli atau tidak Tapi untunglah saya akhirnya nekat beli. Bajakan ini hehehe..
Dan tidak mengecewakan kok.. bahkan sangat memuaskan. Antara tegang, jengkel, shock adalah reaksi saya ketika nonton film ini. Kesampingkan efek dari monster yang tidak begitu bagus dan make-up yang kadang berlebihan, juga beberapa adegan yang over the top, film ini sangat-sangat layak ditonton.
The mist adalah film horror yang tidak hanya berisi adegan menakutkan tapi juga sangat memanusiakan para karakternya. Film horror yang bukan mengenai horror itu sendiri, tapi mengenai usaha survival dari para karakternya. Film ini menceritakan sekelompok pengunjung super store yang terperangkap ketika kabut yang aneh tiba-tiba menyelubungi kota. Dalam kabut itu terdapat sesuatu yang dapat membunuh mereka, oleh karena itu mereka mencoba untuk bertahan.
Pada akhirnya david, karakter utama, melihat sekilas apa yang ada dalam kabut, ketika seorang pembawa tas, norm ditarik oleh tentacle ke dalam kabut. Sebagian pengunjung toko percaya dan kebanyakan tidak percaya dengan cerita david, dan beberapa orang berniat meninggalkan toko tersebut. Sementara seorang fundamentalis fatalis agama mengatakan bahwa hal tersebut adalah kutukan tuhan karena kelalaian manusia.
Pada awalnya tidak ada yang mendukungnya, tapi sejalan dengan makin banyaknya korban, makin banyak yang percaya, bahkan ada seorang yang sedemikian takut ketika mencari obat-obatan, langsung bergabung dengan para fatalis tersebut. Rasa takut memang dengan mudah akan menghilangkan logika dan demikian juga dengan orang-orang tersebut. Ketika mengetahui bahwa kabut tersebut diakibatkan oleh penelitian militer yang menyebabkan gerbang ke dunia lain terbuka dan makhluk-makhluk tersebut bisa masuk ke dunia manusia, mereka mengorbankan seorang prajurit yang ada disitu untuk menjadi santapan seekor monster raksasa.
Pada akhirnya, seperti kata david sendiri ‘adab itu ada selama mesin-mesin bekerja dan telpon ke 911 masih bisa, ketika semuanya tidak bisa berjalan dan kegelapan menyelimuti, tidak akan ada lagi peraturan’, kelompok fatalis akan mengorbankan anak david karena kelompok david, yang membawa akal, dipandang sebagai penyebab kekacauan itu. Tidak lagi militer, karena sudah tidak ada yang lagi prajurit.
Akhirnya mereka berusaha menyelamatkan diri dengan menggunakan kendaraan milik david an berjudi dengan berkendaraan sejauh-jauhnya dari kota tersebut. Hanya lima orang yang dapat melewati parkir dan pergi dari toko. Sampai akhirnya bensin habis dan kabut masih tetap ada. Well, untuk tahu akhirnya, sebaiknya tonton filmnya.
Endingnya bakalan membuat anda shock. Saya saja sampai tanpa sadar mengatakan OMG OMG OMG..
Kalau anda menyukai film-film serial dead dari george romero bukan hanya karena zombi-zombinya maka anda akan menyukai film ini. Film ini benar-benar mengeksplorasi psikologi manusia ketika menghadapi keadaan yang hopeless. Setiap orang akan mengikuti pihak-pihak yang dapat menjelaskan dan memberikan solusi. Seperti apapun tidak logis dan tidak masuk akalnya penjelasan dan solusinya. Dan saya yakin anda akan merasa gemas dengan tokoh fatalis yang terus mengatakan dunia kiamat, ikut aku atau masuk neraka. Sampai kemudian mengaku sebagai vessel dari tuhan. Dan banyak yang percaya.
Rasa takut adalah metode kontro terbaik. Takut akan mati, takut akan bagaimana dia mati, takut akan neraka, takut dengan apa yang tidak kita ketaui, dapat digunakan untuk menindas kita. Saya pikir, ini salah satu pesan dari film ini.
Masih ada satu lagi pesan yang disampaiakan, tapi anda harus menonton terlebih dahulu.
