Dolar.. oh, begitu ya

Saya nemu dua tulisan, Dollar Imperialism dan Proposed Iranian Oil Bourse ketika muter-muter baca berita di internet, dan walaupun keduanya mempunyai judul yang berbeda, ternyata membicarakan hal yang sama, pengaruh dolar terhadap apa yang terjadi di dunia.

Pengaruh dolar dimulai setelah perang dunia kedua berlangsung. Dikarenakan besarnya biaya yang dibutuhkan dan hancurnya ekonomi dunia, maka amerika menjanjikan bantuan untuk eropa, dalam bentuk dolar, sampai nanti eropa bisa berdiri sendiri. Dengan siapa eropa melakukan transaksi ekonomi ? Amerika tentu saja, dan dengan emas. Jadi america mempunyai dasar yang kuat ketika mengajukan proposal untuk menggunakan dolar sebagai alat tukar perdagangan antar negara sebagai pengganti emas. Nilai dolar dipatok dengan emas. Fair enough.

Jika hal tersebut berlangsung selamanya tentu tidak ada masalah, tapi ketika amerika mengalami defisit karena harus membiayai perang vietnam, dan korea, yang sangat menyita devisa negara mereka, dan cadangan emas mereka, maka ketika banyak negara-negara merasa kawatir dengan kondisi tersebut ( dikarenakan amerika ternyata juga banyak mencetak uang untuk membiayai perang, yang bisa mengakibatkan nilai uang tersebut jatuh ) dan ingin menukarkan cadangan dolar mereka dengan emas, amerika menyatakan dolar tidak lagi dipatok dengan emas. Dengan kata lain, bangkrut :mrgreen:

Tapi hal tersebut tidak berlangsung lama, karena pada tahun 71, amerika berhasil menemukan emas lain, yaitu minyak bumi. Dengan membantu pemerintahan arab saudi berkuasa, amerika berhasil memaksakan penjualan minyak bumi hanya bisa menggunakan kurensi dolar, dan ketika OPEC bergabung, lengkaplah sudah..

Seluruh negara menyimpan cadangan dolar paling tidak untuk transaksi pembelian minyak bumi, atau untuk transaksi dagangan lainnya. Negara kuat seperti China dan Jepang mendevaluasi mata uangnya ( yang katanya ‘memperlemah ekonomi mereka’ ) terhadap dolar untuk menjaga ekonomi amerika.. aneh ya..

Satu hal yang jelas, amerika bisa mencetak mata uangnya dengan seenaknya untuk kemudian dipakai impor barang, tanpa ada yang bisa protes, dan pasti menjadi simpanan cadangan devisa :D

Kemudian muncul seorang saddam hussein.. satu-satunya kepala negara yang menginginkan euro sebagai alat tukar minyaknya. Bayangkan tiba-tiba semua negara memutuskan untuk menggunakan euro sebagai alat tukar perdagangan minyak… dolar akan membanjiri pasar ( diperkirakan ada sekitar 2 trilliun dolar yang dimiliki oleh negara-negara didunia ), dan nilai dolar akan jatuh, diikuti ekonomi amerika.. sesuatu yang harus dihindari.. oleh pemerintah amerika.

Kalau mengikuti apa yang terjadi selama 4 tahun ini, rasanya masuk akal jadinya..
Iraq tidak tersangkut 9/11, tidak memiliki WMD atau apapun.. tapi tetap saja menjadi incaran. Segera setelah saddam jatuh, penjualan minyak iraq kembali memakai dolar.
Iran ? maret ini akan membuka bursa minyak yang menggunakan euro sebagai alat tukar..

There’s a method to the madness

Tags: ,

1 Comment

  • Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 1.5.0.6 on Windows Windows XP
    At 2006.08.22 12:04, dragz said:

    wa alaikum salam..

    salam kenal..

    itu bukan pendapat pribadi, tapi apa yang saya dapatkan setelah membaca dua artikel yang ada di link diatas.
    bahwa sebenarnya dolar itu bukan bernilai ekonomis tapi bernilai politis. jadi nilai dolar itu tidak mengindikasikan kekuatan ekonomi mereka, tapi hegemoni amerika terhadap dunia.