Bye Al-Qaeda, Hello Iran
Setelah beberapa tahun namanya digunakan, Al-Qaeda dan Osama nampaknya sudah mulai ditinggalkan. Dan sebagai gantinya, the (un)lucky one, iran.
Why ? Karena Al-Qaeda sudah mulai tidak lagi menakutkan. Seperti cerita-cerita lain, cerita yang diulang-ulang terus menerus lama-lama akan membosankan dan menjadi biasa. Alasan lain, jelas agar justifikasi perang terhadap iran menjadi lebih kuat.
Sebelum ini, saddam hussein diberitakan (berulang-ulang) sebagai momok besar yang akan menghancurkan amerika, sampai kemudian dia digantung. Setelah itu baru muncul berita-berita yang mengatakan kalau saddam itu tidak ada hubungannya dengan Al-Qaeda, irak dibawah saddam tidak punya WMD dsb.
Setelah saddam dihilangkan, Al-Qaeda menjadi lawan amerika berikutnya di irak. Entah bagaimana, setiap perlawanan oleh rakyat irak digambarkan sebagai Al-Qaeda sedang mengganggu proses demokratisasi irak. Luar biasa, setelah saddam mati, tiba-tiba jutaan rakyat irak bergabung ke Al-Qaeda.. if you believed that, i have a brigde to sell you :lol:
Nah sekarang ini giliran iran yang menjadi sorotan.. dari membantu Hisbullah di lebanon, hamas di palestina sampai melakukan pelatihan militer pada militan irak dan membantu dalam bentuk uang dan senjata. Ironisnya adalah gencatan senjata antara tentara keamanan irak dan pasukan al mahdy pimpinan muqtada as-sadr ditengahi oleh pemimpin pasukan penjaga revolusi iran, yang notabene ada dalam daftar teroris amerika.
Jadi jangan heran kalau dalam waktu dekat ini akan ada perang baru, antara amerika dan iran. Toh iran punya kekayaan minyak bumi yang sangat besar.. dan baru saja mempelopori bursa minyak dengan euro sebagai mata uang-nya. Seperti saddam hussein sebelum di serang.
Tags: Amerika, Irak, Iran, Perang
