Archive for September, 2008

Hibernate: no int please

Salah satu hal yang sering tidak terasa tapi sering menyulitkan. Menggunakan int dalam POJO pada hibernate. seperti:

@Entity
@Table(name = "TABLE_NAME")
public class Table implements Serializable {

private int id;

@Id
@Column(name="Id")
public int getId() {
return id;
}

public void setId(int id) {
this.id = id;
}

}

Mengapa ? karena nilai default int adalah 0, maka setiap kali menggunakan Criteria, setiap attribute dengan tipe data int akan ikut dalam where clause. Untuk lebih amannya pakai saja Integer.

Tags: , ,

Akhirnya dapat juga

Bukan dapat apa-apa, tapi ketemu juga helm yang ukurannya XL. Sudah berhari-hari mencari helm yang gede ini, tapi selalu nemu yang L, baik MDS, KYT, INK maupun yang lain-lain. Tidak ada yang cukup nih..

Tadi malam setelah mengisi bensin, saya iseng-iseng masuk ke toko helm diseberang pom, dan setelah ngomong-ngomong, ternyata ada satu merk yang stok ukuran XL-nya masih ada. Sip lah..

Merknya sih GDR.. asing.. tapi gpplah, nyaman dipakai kok. Dan sepertinya sih aman.

Tapi sudah ada baretan nih :((

Tags:

Perilaku dijalan itu menular

Saya sekarang ini menggunakan motor untuk pulang pergi ke kantor. Sebenarnya sih tidak terlalu suka naik motor, tepatnya lebih senang jalan kaki daripada naik motor. Sejak kecil memang lebih menikmati jalan kaki, mungkin karena kota asal saya memang kota yang relatif kecil, jadi bepergian kemanapun masih nyaman untuk jalan kaki.

Tapi karena beberapa pertimbangan, akhirnya saya beli motor dan sudah seminggu lebih ini dipakai untuk pulang pergi antara rumah dan kantor. Pada awalnya sih saya bersantai-santai saja di jalan, toh agar semuanya selamat sampai tujuan. Tapi lama kelamaan tidak terasa makin kenceng saja jalan motornya. Makin sering berzigzag diantar mobil, sering kenceng kalau agak kosong didepan, sering memotong antara dua mobil..

Jalan dijakarta memang serba susah, jika pelan malah jadi bahan omelan banyak orang, sedangkan kalau cepat, mau tidak mau harus beradaptasi dengan perilaku orang lain..

Sampai sekarang ini sih masih sering menahan diri agar kecepatan maksimal 50 kpj, bukan lagi 70 kpj.. Bukan main deh dari yang dua minggu lalu masih kagok membawa motor sampai ketularan virus jalanan jakarta dengan cepat.

Tags: