Archive for July, 2008
JDBC + Common DbUtils
Kalau masih seneng menggunakan JBDC, ada tools yang bisa mempermudah hidup. Pengguna JBDC pasti paham hehehe.. Most annoyinh thing about JBDC is writing SQL statement. Iya kan? So, untuk mempermudah hidup, bisa memakai library DBUtils dari Apache Common.
Penggunaannya juga sangat mudah kok. contohnya seperti dibawah ini
1. Buat class untuk menampung data.
public class Account {
private int id;
private String name;
public void setId(int id) {
this.id = id;
}
public int getId() {
return this.id;
}
public void setName(String name) {
this.name = name;
}
public String getName() {
return this.name;
}
}
2. Querynya cukup seperti
public Account selectAccount(int id) {
Connection connection = null;
Account account = null;
QueryRunner run = new QueryRunner();
try {
connection = DbUtil.getConnection();
ResultSetHandler rs = new BeanHandler(Account.class);
account = (Account) run.query(connection, "SELECT *" +
" FROM ACCOUNT WHERE ID = ?", id, rs);
} catch (Exception e) {
e.printStackTrace();
} finally {
DbUtil.close(connection);
}
return account;
}
Voila.. beres deh ![]()
Tanpa harus capek-capek ngetik accoun.setId(resultSet.getInt(”ID”))
Secara otomatis ResultSetHandler akan map nama kolom dan property dari class. Jadi jika query kita sama persis dengan class, maka secara otomatis class kita akan di populate.
Oracle Client untuk Leopard
Akhirnya oracle mengeluarkan oracle client untuk leopard. Tahunya juga karena iseng-iseng mencari kalau saja oracle merilis oracle database untuk mac, tapi nemunya yang client. Not bad lah, karena sekarang ini ada alternatif selain thin client. Dan para programmer ruby bisa menggunakan OCI yang benar-benar diperuntukkan bagi os x, bukan cuman hackednya.
Oracle clientnya bisa didownload disini. Btw, oracle client ini hanya untuk Mac berbasis intel. Yang PPC kan sudah dirilis.
Yang sekarang ini bisa kita harapkan adalah akan dirilisnya full database untuk mac. Dengan sudah diportnya library-library yang dibutuhkan ke arsitektur intel, seharusnya rilis full database lebih mudah lagi.
Telkomsel Flash Unlimited - Mulai lambat
Bagi para pengguna dan calon pengguna telkomsel flash unlimited, sudah mulai ada kabar buruk. Belakangan ini paket tanpa batas ini sudah mulai ngos2an. Berbeda dengan ketika mulai menggunakan bulan kemarin yang jika donlot bisa sampai 30kBps, sekarang ini paling tinggi hanya 15 kBps, dikantor dan 8-10 kBps kalau dirumah.
Tidak itu saja, belakangan ini untuk dial-up pun mulai susah. Tadi pagi, saya harus mengulang sampai sekitar 8 kali baru bisa terhubung. Nampaknya jaringan telkomsel mulai overwhelmed dengan banyaknya pelanggan flash unlimited. Mungkin tidak ada analisa terlebih dahulu ketika akan meluncurkan paket2 yang luarbiasa ini.
Seperti kita semua tau, paket internet yang murah dan tanpa batas akan sangat menarik bagi banyak orang. Apalagi dengan kecepatan yang lumayan bagus, setiap penggemar donlot pasti akan dengan senang hati memakai.
Well, saya tidak tau apa yang terjadi dibalik layar telkomsel sih.. jadi ya sementara ini terima saja dulu ![]()
Kayaknya ganti iBatis nih..
IBatis dan Hibernate adalah dua hal yang sama tapi berbeda. Keduanya dipakai sebagai tool dan library pengembangan aplikasi, dengan dua sudut pandang yang berbeda. Gampangnya hibernate itu top down dan ibatis itu bottom up, dari sudut pandang java.
Development dengan menggunakan hibernate akan lebih efektif kalau dimulai dari domain model baru kemudian diturunkan ke database, dalam bentuk table-table. Jadi class dan table sinkron. Pada kondisi seperti inilah hibernate digunakan.
Sementara iBatis menghasilkan mapping dari query ke java class, bukan table, jadi pada saat development table didefiniskan terlebih dahulu, berbeda dengan hibernate yang akan membuat table dari classnya.
Dari sudut pandang saya sendiri sih, dari dulu saya tidak menyukai hibernate karena harus menggunakan mapping dalam bentuk xml yang menurut saya pribadi kok ribetnya sama saja dengan menggunakan jdbc. JDBC lebih mudah untuk dilihat dan jika modularitasnya jelas, gampang juga untuk di maintain. Dan setelah hibernate 3 support annotation, tertarik juga untuk mempelajari.
Tapi setelah beberapa hari mempelajari, ternyata memang tidak cocok dengan bagaimana saya membangun sistem yang sangat database sentris. Saya lebih suka memecahkan masalah dengan mendesign database terlebih dahulu sebelum aplikasinya. It is database based application.. jadi database dulu yang menjadi prioritas.
Dan yang seperti saya ini lebih cocok menggunakan ibatis. Walaupun dengan design yang teliti bisa juga menggunakan hibernate, tapi sifat saya yang lain, yang sangat nyaman menggunakan JDBC nampaknya juga menjadi sebab mengapa hibernate 3 ini juga tidak menarik.
So iBatis it is..
Kerja itu bener-bener membuang waktu
Pernah kepikiran seperti itu ? Bahwa setiap kali bekerja, waktu itu berjalan dengan sangat cepat, tau-tau sudah sore, tau-tau sudah hari jumat, walaupun memang hari jumat adalah hari yang paling ditunggu hehe.. Mungkin segelintir orang saja ya yang merasa seperti itu. Mungkin begitulah bagi orang-orang yang menikmati pekerjaannya.
Atau kalo kasus saya ini, pekerjaan selama beberapa minggu terakhir ini sangat menumpuk. Dari setting untuk ekspansi ke seluruh indonesia, yang kemudian di cancel untuk hanya ekspansi sumatra, sampai terakhir ini penambahan lima shortcode baru, yang setelah dikerjakan selama empat hari kemudian dibatalkan sebelum di provisioning, untuk kemudian diminta kembali dengan sedikit perubahan, yang merupakan kerjaan mengulangi kerja empat hari tersebut.
Dan tiba-tiba sudah bulan juli.. bukan juninya kapan ya ? ![]()
Anyway, logikanya bisa dibalik kok.. kalau mau waktu gak berasa, kerja aja
