Archive for May 27th, 2008
Flash unlimited.. Tahan berapa lama ya ?
Mulai tanggal 2 kemarin Telkomsel mengeluarkan produk baru yaitu Telkomsel Flash Unlimited
Dan sesuai dengan kaedah budaya Indonesia, dengan adanya akses internet yang relatif murah meriah anti air seperti ini, pasti para netters akan berduyun-duyun hijrah dari isp sekarang ke produk baru telkomsel ini. Wajar kok karena deal yang ditawarkan amat sangat menarik, 125 ribu perbulan ( 137.500 ditambahkan dengan ppn 10% ) dengan pemakaian 3Gb - 256 kbps dan selebihnya 64 kbps tanpa batasan volume.
Harga 125 ribu untuk pemakaian 3Gb perbulan saja sudah good deal kok, apalagi kemudian masih bisa make lagi walau dengan speed yang lebih rendah.
Saya sendiri sedang mempertimbangkan untuk migrasi ke flash hehehe.. Hanya saja dengan berduyun-duyunnya para netters ke flash ini, berapa lama service seperti ini bisa bertahan ? Bertahan dalam artian stabilitas bitratenya loh. Mungkin pada awal-awal ini, kita boleh berharap kecepatan akses dari flash masih tinggi, tapi gimana dengan sebulan kemudian ? Bagaimana jika ada katakanlah 100 ribu (tidak mustahil tercapai dengan harga murah seperti itu, dan stabilitas koneksi) pelanggan flash unlimited ?
Sudah bukan rahasia lagi kalau ada koneksi dengan embel2 ‘unlimited’, pasti banyak penggemar download yang langsung ambil posisi ( termasuk saya nih.. masih banyak album di bunalti.com yang belim di download ), jadi kalau ada 1000 netters saja yang bareng-bareng download, flash mampu gak ya ? Ini belum termasuk streaming, game online dan p2p loh..
Penampakan pertama
Kemarin istri saya periksa kandungan ke rumah sakit dekat rumah, dan rencananya sih saya ikut dampingin, tapi pada siangnya terjadi perubahan rencana karena sore harinya saya harus ambil kue ulang tahun untuk mertua dan tidak mungkin bisa tepat waktu sampai rumah untuk ikut mendampingi istri.
Akhirnya istri saya berangkat sendiri ke rs dan memberi laporan ’sekarang sedang usg, lagi liat dedenya’. Waaaa.. kecewa nih gak ikutan liat
Tapi sempat heran sih ketika istri saya bilang kalo tidak menggunakan film. Ternyata memang masih berupa telur yang menempel di rahim, maklum lah baru berusia sebulanan.. Then again, this was the first exposure of our baby ![]()
Gak jadi kecewa hehehe…
![]()
Tags: My Baby
