Archive for April 3rd, 2008

It’s dogs eat dogs…

Kalau sampeyan sering mangkal di depan sarinah, menunggu bis, seperti saya ini, mungkin sampeyan bisa memperhatikan disitu tempat mangkal beberapa calo. Saingan nyari bis ceritanya hehe..

Seingat saya didepan sarinah dulu tidak ada calo, dan baru beberapa bulan ini ada. Tadinya hanya satu dan sekarang ini ada sekitar empat atau lima. Memang seperti hukum alam lainnya, dimana ada resource yang bisa digali, disitu oportunity seeker akan berkumpul.

Dan karena adanya hukum seperti itu, kemarin saya melihat ada seseorang yang kelihatan sedang mendaftar para calo yang ada disitu. Bahkan ada yang diomelin karena sepertinya dia belum didaftar tapi sudah beraksi..

Saya jadi teringat ketika satu malam saya pulang naik taksi, supir taksi tersebut bercerita, kebetulan sedang melewati cipulir dan mengalami macetnya perempatan ulujami, bahwa supir-supir angkot banyak dipalak oleh para preman (yang sering beroperasi menjadi calo) dan para preman tersebut juga saling palak antar mereka sendiri. Kemudian ada juga bos-bos preman yang minta jatah dan yang terakhir adalah para aparat yang dengan senang hati juga menerima.

Pada akhirnya, para calo tersebut, yang saya sangat tidak suka karena tidak membantu angkot atau metromini mencari penumpang tapi hanya teriak-teriak dan minta uang, hanya menjadi sapi perahan bagi para ‘pengelola’. Tidak mungkin ada pendaftaran seperti itu kalau tidak ada iuran wajib yang harus dibayarkan setiap hari. Dan nantinya ketika beban mereka terlalu berat, mereka akan meminta ke angkot/bis lebih banyak lagi.

Dan ketika beban para operator sudah terlalu berat, akhirnya ongkos angkutan jalan dinaikkan..

Jadi yang benar bukan dogs eat dogs, karena dengan itu bisa saling membalas, sementara realitasnya kasta yang paling bawah, baik itu masyarakat maupun calo tersebut yang harus membayar lebih..

Tags: , ,