Archive for February 14th, 2007

Walah DPRD

Ampun deh kalau sudah masalah uang, tidak ada lagi hati atau moral atau pikiran sehat yang tersisa.

Beberapa waktu yang lalu pemerintah mengeluarkan undang-undang yang mengatur bagaimana setiap daerah bisa mengapresiasi pengabdian para wakil rakyat dengan membatasi jumlah maksimal yang bisa diberikan. Jumlah maksimal disini dimaksudkan supaya daerah yang lebih kaya bisa memberikan lebih, dan daerah yang lebih miskin tidak memaksakan diri untuk memberikan apresiasi melebihi kemampuan daerah bersangkutan.

Tapi yang ada adalah para wakil rakyat yang (tidak) terhormat tersebut mengeksploitasi undang-undang tersebut untuk mendapatkan ‘hasil maksimal’ hehe. Ketika muncul kontra dari beberapa partai, maka pemerintah berencana untuk membatalkan undang-undang tersebut.

Artinya, setiap anggota DPRD yang sudah menerima rapelan harus mengembalikan setiap sen dari uang tersebut. Tapiiii… tiba-tiba banyak anggota DPRD yang ternyata memiliki koalisi anggota DPRD, baru tau nih, datang ke Jakarta untuk memprotes mencabutan peraturan tersebut. Alasannya sih gampang, mereka tidak bisa, atau mau, mengembalikan uang rapelan. Sudah jadi mobil, atau rumah, atau simpanan mungkin. Can you believe it ?

Bukan karena alasan yang mendasar seperti mungkin dalam undang-undang dasar ada pasal yang mengatakan bahwa peraturan pemerintah atau undang-undang yang sudah diputuskan tidak dapat dicabut, atau pencabutan tersebut melanggar prinsip-prinsip kemanusiaan atau seribu alasan yang mungkin bisa dipikirkan, tapi karena uang. Uang yang bukan hak mereka, tapi dengan senang hati mereka habiskan. Unbelievable.

Kalau urusan perut mereka sendiri yang terganggu, semangatnya minta ampun.

Un-F*****g-believable.

Tags: , ,