Pengalaman ngurus jamsostek
Beberapa waktu yang lalu di kantor saya diadakan meeting oleh perusahaan untuk mengenalkan jasa-jasa yang diberikan oleh PT Jamsostek untuk para tenaga kerja Indonesia (yang diwajibkan menjadi peserta).
Saya jadi ingat bahwa satu keanggotaan saya bisa dicairkan dananya karena sudah menjadi peserta lebih dari 5 tahun dan lebih dari 6 bulan mengundurkan diri dari perusahaan lama.
Setelah mencari-cari kesana-sini tentang bagaimana prosedur dan syarat-syarat pencairan dana, maka saya mantap menuju ke kantor jamsostek cabang serpong, yang tempatnya di ruko sebelah BSD Plaza.
Berbekal KTP, KK, surat referensi kerja dan kartu jamsostek, saya pagi-pagi sudah antri disana.
Jam 8 pagi kantor cabang III tersebut sudah penuh sesak.
Setelah mengisi formulir, menyerahkannya kepada satpam yang ternyata bertugas membantu para peserta, dan menunggu lumayan lama, sekitar dua jam, nama saya dipanggil.
Saya kira proses selesai, ternyata pihak petugas jamsostek mempertanyakan data saya yang tidak sinkron. Data kepesertaan saya tercantuk bulan agustus adalah awal bulan saya menjadi anggota sementara disurat referensi saya menjadi pegawai pada bulan september.
Pihak jamsostek meminta surat keterangan kalau saya memang sudah menjadi pegawai atau bekerja di perusahaan lama saya mulai bulan agustus.
That doesn’t bode well. Pihak perusahaan lama tidak bisa menyediakan surat tersebut dengan alasan surat seperti itu tidak pernah ada (padahal sih mudah saja kalau mau bikin) dan mengusulkan surat dari jamsostek dan nanti akan dicap oleh perusahaan.
Pingpong detected
. Oke deh, saya kemudian menghubungi jamsostek pusat dan mendapatkan informasi kalau tata-cara pencairan dana diserahkan kepada cabang, jadi mungkin dicabang serpong seperti itu.
Petugas tersebut kemudian mengusulkan agar saya mencairkan dana dicabang tempat saya didaftarkan, yaitu di kebon sirih. Kalau memang tatacaranya diatur oleh kantor cabang, ada harapan akan cepat berhasil.
Kemudian saya hubungi kantor cabang kebon sirih, daaaan oleh petugas disana disarakan untuk datang saja karena data kapan saya menjadi peserta tidak dipermasalahkan selama tanggal saya mengundurkan diri-nya sama dengan data dijamsostek.
Oke, jadi saya menyempatkan datang ke jamsostek kebon sirih, sekalian absen ke kantor sabang, dan datang jam 8 kurang seperempat, jam 8 sudah selesai, karena saya datang paling pagi hehe..
Saya diminta datang lagi pada hari senin untuk mengambil dananya. Sip.
Pengurusan jamsostek sekarang ini sangat gampang. Tidak repot seperti dulu..
Coba Post
Setelah lama tidak muncul di permukaan ( going underground hehe ), agak karatan juga sekarang.
But Hey, life goes on. ( gak ada hubungannya ).
Coba post aja dari WindowsLive Writer ![]()
Not bad lah untuk blog editor.
![]()
Golput
Besok adalah hari besar untuk dunia politik indonesia, dimana warga negara indonesia yang memiliki hak memilih, dan tentunya terdaftar di DPT maupun DPT tambahan. Yang tidak ada ? katanya sih bisa datang ke tps dan memilih, tapi ya siapa tau tidak diperkenankan.
Milih siapa nih? Nah itu pertanyaan besarnya, karena caleg-caleg untuk daerah tangerang sama sekali tidak kenal, tidak tau who’s who potilisi tangerang. Jadi nanti mungkin ada episode ngitung kancing, atau menerawang dulu, atau ekstremnya jualan suara di tps hehehe..
Atau mungkin juga golput. hmm.. golput..
Bahasan yang selalu muncul sebagai awalan pemilu. Tapi yang menarik belakangan ini ada imbauan tidak golput yang mengatakan bahwa golput akan menyebabkan caleg yang korup akan terpilih. Saya bilang sig omong kosong. Bukan golput yang menyebabkan seorang caleg yang tidak beres terpilih, tapi mengapa caleg tersebut bisa mencalonkan diri, itu yang membuat dia bisa terpilih.
BTW, vote adalah hak warga negara, jadi terserah yang punya hak untuk memakai atau tidak. Apakah setelah pemilu yang tidak ikut memilih tidak boleh protes kepada pemerintah atau dpr ? Ini salah satu peluru yang kontra golput. Tentu saja boleh protes, karena keputusan dpr dan pemerintah itu berlaku di seluruh wilayah hukum indonesia, bukan hanya untuk para pemilih saja.
Dan yang mulai dilupakan adalah pemilu ini hanya permulaan dari partisipasi politik warga negara. Yang lebih penting lagi adalah kita semua mengawasi badan legislatif dan pemerintahan pilihan kita. Itulah demokrasi.
Pemilu ? hanya secuil dari proses demokrasi.
Jadi silahkan yang mau golput maupun milih tapi ngarang ataupun milih karena dapat duit, atau yang benar-benar paham dan mengerti caleg yang anda pilih, untuk menggunakan hak anda.
Milih itu hak jadi golput itu hak juga.
Tags: Politik
Tidak habis pikir
Tadi pagi saya sempat baca judul koran berita kota ‘Caleg menggadaikan hartanya untuk kampanye’ yang isinya intinya adalah pegadaian sangat laku belakangan ini karena banyak caleg butuh uang tunai untuk kampanye, bahkan ada kantor pegadaian yang sampai mengeluarkan 300 juta dalam sehari.
Apa yang bisa kita harapkan dari caleg2 seperti ini ? Yang jelas kita bisa yakin bahwa yang bersangkutan akan berusaha keras membayar utang di pegadaian dengan cara mencari uang sebanyak2nya ketika menjadi anggota legislatif. Itu untuk yang terpilih. Yang tidak terpilih ? Gigit jadi tetangga..
Apakah kita bisa berharap dia mau menjadi ‘wakil rakyat’, memperjuangkan hak-hak rakyat yang memilihnya ? Apakah kita bisa berharap dia akan mengutamakan rakyat Indonesia secara keseluruhan ? sangat diragukan, kecuali mungkin ada imbalan yang memadai..
Apakah mereka itu pedagang atau penjudi politik? Ataukah gemerlap dunia politik, terutama legislatif dan segala macam isinya sudah menyilaukan mata mereka sehingga mereka tidak lagi memikirkan konsekuensi jika mereka gagal? Atau malah mereka sudah mendapatkan kepastian bahwa mereka akan berhasil sehingga mau sampai mengahabiskan harta bendanya?
What drive them? tidak habis pikir..
Apa mesti ada aturan yang melarang para caleg berperilaku seperti itu? Paling tidak bisa mengurangi money politik.
Tags: Politik
Politikana
Pengen tau apa itu politik (Indonesia), apa saja menu untuk pemilu tahun ini ? Mampir saja di Politikana ajang belajar, diskusi dan apa saja yang berbau politik indonesia. Saya taunya dari blog Ndorokakung dan memang tempat yang menyenangkan untuk belajar tau politik indonesia.
Bagi yang sudah apatis dengan dunia politik indonesia ini, untuk peduli lagi memang susah. Disamping sudah tidak uptodate dengan wacana politik, mau cari-cari berita, tulisan, diskusi juga sudah tidak tau lagi dari mana.
Untunglah seorang Enda Nasution mau bersusah payah membangung situs tersebut. Semoga saja akan berguna bagi pendidikan politik indonesia dimasa datang.
Iklan banget ya ?
biarin ah..
TX Row Lock Contention
Ini adalah kesalahan elementer, kesalahan yang seharusnya tidak terjadi jika saya lebih perhatian dan menggunakan akal sehat.
Pada dasarnya TX Lock adalah jenis lock yang terjadi ketika sebuah proses melakukan manipulasi data, terutama update. Pada saat sebuah statement SQL melakukan update di oracle, row yang bersangkutan akan di lock, dan TX lock adalah jenis lock-nya. Sedang lock contention adalah error yang terjadi ketika ada proses kedua yang juga mengupdate row tersebut. Bukan error sih tepatnya.
Nah saya kemarin melakukan proses update sebanyak dua juta row lebih, yang prosesnya butuh lebih dari lima jam. Tapi ketika sudah lebih dari 4 jam belum selesai, dan suda sore, maka saya update stored procedure dan saya cancel prosesnya, saya compile stored procedure yang baru , kemudian saya coba sebanyak 10 row. Seharusnya cepet, tapi ternyata sampai setengah jam tidak selesai juga.
Saya coba query biasa, hanya butuh 0.01 detik. What’s going on? Dari v$lock ketauan kalau sedang ada TX row lock oleh satu proses. Kesimpulan yang diambil adalah killlllll.. hehe.. Ya udah, kill deh. Eh, di kill berkali-kali, tetap saja proses masih gantung, dari proses yang baru tetap nunggu.
Karena sudah mau jam pulang, desperate, cari-cari ke halaman om tom kyte. Dan memang disana ada jawabannya, straighforward, jika proses sampai kita cancel itu butuh 4 jam, maka proses rollbacknyapun akan butuh waktu 4 jam. Bisa lebih bisa kurang, tapi maksudnya seperti itu lah.
Doh!!!!
Terlalu fokus pada jam pulang malah tidak memperhatikan hal yang penting dan sederhana ini.
Akhirnya ya procedure yang baru dijalanin juga. Toh nanti rollback akan selesai juga.
Tags: Oracle, Programming
Kapan perlu commit ?
Pada banyak pengalaman, ada satu kesalahan yang sering diulang-ulang, yaitu melakukan commit di tengah-tengah proses yang melibatkan banyak sekali row. biasanya pada loop, dengan counter dan pada counter tertentu, transaksi di commit.
Biasanya dengan alasan agar resource yang digunakan tidak besar, dan proses yang sangat besar, dengan jutaan record misalnya, dapat dilakukan. Selain itu juga asumsi yang lain adalah proses commit tersebut akan lebih cepat dan efisien.
Hal tersebut tidak berlaku untuk oracle. Pada oracle, transaksi yang dilakukan sebelum commit sebenarnya sudah merupakan 99,9% dan commit sendiri hanya melakukan 0,1 persen pekerjaan. Tidak masalah sebesar apapun transaksi yang dilakukan, statement commit tidak akan melakukan pekerjaan besar seperti menulis semua yang sudah dilakukan ke disk, karena sebenarnya sudah ditulis ke disk selama transaksi berlangsung.
Tags: Oracle
Apa yang terjadi?
Ponari, beringin menangis, keramik panas, tidak sedikit umat Islam indonesia diberi cobaan dan godaan. Dan hasilnya adalah banyak yang berduyun-duyun datang ke tempat-tempat tersebut karena kepercayaan bahwa keajaiban akan muncul dari sepercik air.
Sudah ada beberapa yang meninggal tapi masih aja orang datang berduyun-duyun dan berharap. Apa yang terjadi di negeri ini ? Apakah akal sehat dan logika agama sudah tidak berlaku lagi ? Bagaimana mungkin bangsa yang mengaku percaya kepada Tuhan sebagai otoritas tertinggi masih percaya kepada otoritas-otoritas yang sangat rendah seperti itu ?
Apakah keimanan kita sedemikian keringnya ketika ada kabar burung, gosip tentang kesembuhan, keselamatan dari satu makhluk kita jadi berbondong-bondong mendatanginya ? Apakah otak kita sedemikian tumpul sehingga janji-janji palsu bisa memperdayai kita ? Apakah ingatan kita sudah rusak sehingga peringatan-peringatan dari agama tidak lagi teringat ? Apakah mata kita? telinga kita? mulut kita?
Mungkin memang semuanya sudah tidak berfungsi lagi.
Tags: Islam
Sometime, life is just sucks!
Yup.. kadang memang hidup ini menyebalkan. Seperti hari ini..
Saya berangkat ke kantor sabang untuk mengurus klaim kesehatan untuk sita, dan hujan turun ketika sampai di jalan pakubuwono. Walaupun sudah memakai jas hujan, karena kurang memadai, masih basah kuyup juga. Di kantor saya sempatkan mengeringkan kaos kaki, sarung tangan sampai sepatu. Lama juga loh prosesnya.
Setelah segala urusan selesai, saya berangkat pulang untuk mengambil tas dan ke bsd. Sampai di pakubuwono.. hujan lagi. Sampai di rumah masih dalam keadaan kehujanan. Basah kuyup lagi..
Siyaul.. Hidup memang kadangkala menyebalkan.
Tags: Life
Fatwa MUI
MUI akhirnya mengeluarkan fatwa tentang rokok yang ditunggu-tunggu oleh banyak pihak, baik yang pro maupun yang kontra. Selain itu MUI juga mengeluarkan fatwa tentang aborsi dan pilihan untuk golput dalam pemilu.
Karena saya belum lihat fatwa aslinya, baru baca-baca dari beberapa blog dan situs berita, saya masih belum paham benar seperti apa fatwa-fatwa tersebut. Tapi menurut apa yang saya baca, fatwa-nya seperti ini:
- Rokok itu makruh dan diharamkan bagi anak-anak, remaja dan ibu-ibu hamil
- Aborsi pada dasarnya dilarang dengan pengecualian korban perkosaan dan kehamilan yang membahayakan
- Golput diharamkan.
- Yoga yang berkaitan dengan ritual agama diharamkan, yang hanya olahraga dibolehkan
Terakhir saya baca fatwa MUI adalah ketika dikeluarkan fatwa tentang TKW dan secara menyeluruh fatwa tersebut sangat bagus karena tujuannya adalah melindungi para TKW yang bekerja di luar negeri dan fatwa tersebut secara eksplisit menyerukan semua pihak yang terkait baik itu keluarga maupun pemerintah untuk aktif melindungi TKW.
Fatwa sekarang ini juga secara garis besar sangat bagus, walaupun fatwa tentang golput menurut saya kok salah tempat karena hak politik adalah hak pribadi. Dan golput itu sendiri adalah salah satu pilihan dan seringkali juga pendirian. Mengharamkan golput sama juga membatasi hak masyarakat sebagai warganegara. Sama saja dengan fatwa bahwa partai dengan nomor lebih dari 10 diharamkan dipilih, misalnya.
Selain itu, ketiga fatwa yang lain saya rasa sangat pas dengan kondisi sekarang ini.
Rokok dari dulu menurut banyak ulama adalah makruh, tapi penetapan haram bagi anak-anak, remaja dan ibu hamil adalah langkah yang sangat baik. Bagi ibu hamil jelas sangat membahayakan anak yang dikandung, bagi anak-anak dan remaja, langkah positif dalam rangka menuju hidup yang lebih sehat.
Posisi Islam dalam aborsi sudah jelas, yaitu dilarang dengan pengecualian kehamilan yang membahayakan ibu. Fatwa MUI yang membolehkan korban perkosaan untuk melakukan aborsi menurut saya sangat patut diacungi jempol. Dan saya rasa akan sangat bagus jika dilanjutkan dengan fatwa bahwa korban perkosaan tidak dapat dituntut hukuman berzina. Saya sempat membaca berita dari afganistan yang merajam korban perkosaan dengan alasan zina. That’s too much.
Yoga.. hmm.. senam boleh, ritual jangan. Sangat jelas, seperti semua hal lainnya hehe..
Kudos buat MUI, fatwa-fatwa seperti ini yang seharusnya terus dihasilkan oleh MUI. Kecuali fatwa golput ![]()
